Hujan... Hujan...Hujan ...
kakiku membeku dalam dingin
Sungguh Dingin sekali pagi ini
Angin kencang... banjir tiba ...
pohon melambai kencang seperti bosan diam terus ditempatnya
Matahari...Wahai mentari.... di manakah kau berada ?
Dia menjawab mesra : Aku ada di Jakarta
demikian katanya
Mentariku di Jakarta
terimakasih karena telah memberikan kehangatan
terimakasih karena telah memberikan cahaya
terimakasih ....atas segalanya ...
Selamat Pagi Matahari....
Note : Puisi di akhir Januari dari pangeran.
0 komentar:
Poskan Komentar